Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila melalui Kegiatan Vaksinasi Tahap 2

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menyelenggarakan vaksinasi massal bersama dengan POLDA D.I. Yogyakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Kegiatan Vaksin Tahap 2 ini berlangsung pada hari Senin, 06 Desember 2021 Pukul 09.00 – 13.25 WIB di Gedung Prof. Amin Abdullah (Multipurpose) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Acara vaksin ini adalah kelanjutan dari kegiatan sosialisasi nilai-nilai Pancasila melalui kegiatan Vaksinasi Massal tahap 1 pada hari Kamis, 28 Oktober 2021 Pukul 08.00 – 12.00 WIB.

Kegiatan kolaborasi Sentra Vaksin Tahap 2 yang dipercayakan kepada SUKA EO ini memiliki tema “Indonesia Sehat, Indonesia Kuat, Indonesia Hebat, Indonesia Bermartabat”. Selain acara vaksinasi, dilaksanakan pula acara penutupan Vaksinasi massal dan penyerahan piagam penghargaan secara simbolis dari BPIP kepada POLDA DIY, FK UGM dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Hadir pada kegiatan kali ini antara lain: Kepala BPIP, Prof. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D., beserta jajarannya antara lain Ir. Prakoso, MM. Deputi Bidang Hubungan antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan dan Sekretaris Pribadi Kepala BPIP Achmad Uzair, S.IP., M.A, Ph.D. Adapun KAPOLDA DIY diwakili oleh Wakapolda Brigjen Pol. Raden Slamet Santoso, SIK, SH. Dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gajah Mada, Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Phil Al Makin, S.Ag., M.A., Satgas COVID-19 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan percepatan vaksinasi nasional dan Melengkapi vaksinansi tahap pertama dengan vaksin tahap 2 ini. Dimana vaksinasi merupakan solusi utama untuk mendorong percepatan pemulihan nasional. Karena melalui vaksinasi kasus penularan COVID-19 dapat ditekan sampai titik terendah. Sehingga, kegiatan-kegiatan ekonomi, sosial bisa kembali normal seperti sediakala. Vaksinasi merupakan senjata utama untuk menekan penularan COVID-19. Saat ini tingkat vaksinasi penuh di Indonesia per-12 Desember 2021 baru mencapai 102.910.182 orang. Angka ini masih belum setengah dari target vaksinasi yang mencapai 208.265.720.

Salah indikator kesuksesan acara ini adalah animo masyarakat cukup tinggi untuk mengikuti Vaksinasi, dari total 700 vaksin yang telah disediakan. Jumlah pendaftar untuk vaksinasi sentra ini mencapai 635 orang. Adapun peserta vaksinasi ini terdiri dari berbagai latar belakang masyarakat, mulai dari akademisi, mahasiswa, santri, sampai masyarakat yang rentan administrasi kependudukan seperti pemulung dan kelompok marjinal lainnya. Adapun vaksin yang disediakan dalam kegiatan ini adalah vaksin SINOVAC (sama dengan vaksinasi tahap pertama).

Adapun Penutupan dan penyerahan piagam penghargaan pada kegiatan sosialisasi nilai-nilai Pancasila melalui Vaksinasi Massal diawali dengan penampilan Tari Wonderland Indonesia dari Sanggar Tari Almaer FEBI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dan dibuka oleh MC: Salsabila Syadza Az-Zahra. Dilanjutkan dengan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya 3 Stanza dengan Dirigen: Gadis Mauli Latifah. Kemudian dilanjutkan acara sambutan oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia Bapak Prof. KH. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D. dan dilanjutkan penyerahan piagam penghargaan kepada Kapolda DIY: IRJEN POL Drs. Asep Suhendar, M.Si. diwakili oleh Wakapolda Brigjen Pol. Raden Slamet Santoso, SIK, SH. Penyerahan piagam penghargaan secara simbolis kepada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta oleh Prof. Dr. Phil Al Makin, MA. Dan Penyerahan piagam penghargaan secara simbolis kepada FK UGM oleh Dr. dr. Hera Nirwati, M.Kes, Sp. MK. diwakili oleh Happy Indah Kusumawati, S.Kep., Ns., MN.Sc.

Dalam sambutannya usai pelaksanaan vaksinasi, Prof. Yudian Wahyudi menyampaikan, program vaksinasi BPIP di kampus UIN Sunan merupakan presentasi keberagaman sebagai salah satu nilai dalam Pancasila. BPIP merasa terbantu berkat kerja bersama UIN Sunan yang menyediakan tempat untuk melayani vaknisani, Fakultas Kedokteran UGM yang menghadirkan para dokter dan paramedis/vaksinator, Dinas Kesehatan yang menyediakan dosis vaksin, dan Polda DIY. Sehingga dengan bergotong-royong dua kali pelaksanaan vaksinasi dapat berlangsung lancar dan aman. Prof. Yudian Wahyudi mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menggelorakan kerja gotong royong dalam semua hal untuk kepentingan masyarakat, seperti dalam pelaksanaan vaksinasi di semua tempat di Indonesia. Semua bisa terlaksana berkat kerja gotong royong sebagai upaya menjaga nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Berkat kerja gotong royong pula pelaksanaan vaksinasi di Indonesia dinilai tertinggi oleh dunia. Dan berkat kerja gotong royong pula, Insya Allah Indonesia segera terbebas dari Pandemi, demikian tegas Prof. Yudian Wahyudi. (AFR)